Senin, 18 April 2011

~..~ SAAT KAU MENYUKAI SESEORANG ~..~


Saat kau MENYUKAI seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.

Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.

Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan kebahagiaanmu.

Saat kau MENYUKAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,”Bolehkah aku menemanimu & bercerita?”

Saat kau MENYAYANGI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,?Bolehkah aku memelukmu??

Saat kau MENCINTAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya?

SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata ?Sudahlah, jangan menangis.?

SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya.

CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis di pundakmu sambil berkata, ?Mari kita selesaikan masalah ini bersama - sama.?

SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, ?Ia sangat cantik dan menawan.?

SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.

CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, ?Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku..?

Pada saat orang yang kau SUKAi menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.

Pada saat orang yang kau SAYANGi menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.

Pada saat orang yang kau CINTAi menyakitimu, kau akan berkata, ?Tak apa dia hanya tak tau apa yang dia lakukan.?

Pada saat kau SUKA padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.

Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.

Pada saat kau CINTA padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus?

SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.

SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan.

CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimana keadaanmu.

SUKA adalah hal yang menuntut.

SAYANG adalah hal memberi dan menerima.

CINTA adalah hal yang memberi dengan rela.


Selasa, 15 Maret 2011

Selamat datang di 24

Menghitung hari.. detik demi detik.. masa kunanti akankah ada…. Malam ini lagu krisdayanti_menghitung hari mengalum merdu dikamarku… ceritanya lagi menghitung hari untuk tiba di angka 24 tahun.. 24???? Oh… No…….. tak terasa umurku udah dua lusin, mendekati Seperempat abad. Apasih rasanya dengan umur segitu dan dengan kondisi seperti ini???

Mari berefleksi, mari introspeksi, mareview ulang apa yang telah aku lakukan dalam setahun ini….

Maret 2010: yups…. Aku kejakarta kayaknya dalam rangka pemulihan hati, yah, menata hati yang aku sendiri saat itu tak tau seperti apa, remuk!!! *curcol

April 2010: kk perempuanku nikah, dan pastinya yang sibuk itu malah aku. Yang dipercayakan keluarga untuk menyelesaikan segala hal. Dan di akhir bulan aku sempat kena musibah dan kakiku terkilir dengan masa pemulihan sampe 2 minggu.

Mei 2010: ayah masuk rumah sakit, 2 minggu… sedihnya, kalaulah bisa ingin aku yang menggantikan rasa sakit itu, tapi Alhamdulillah sekarang kondisi Ayah sudah sangat baik.

Juni – juli 2010: hm….. ini masa labil, yups, hanya mengerjakan aktifitas itu dan itu saja… (rumah-kantor-rumah-kantor, everyday)

Agustus 2010: puasa, rasanya inilah ujian puasa terberat yang aku rasakan, beberapa kali aku jatuh sakit dan itu kulalui sendiri, jauh dari keluarga, dan hingga di akhir bulan aku bertemu dengannya (lagi).

September 2010: lebaran…. Mudik ke bangko dan kerinci (tanah kelahiran)…. Di kerinci, aku menjelma sebagai seorang gadis dewasa yang menjadi kebanggaan keluarga (Alhamdulillah), hingga cerita itupun bermula, entah siapa yang mulai tapi seakan aku menikmati. Entahlah.... tak kumengerti.

Oktober 2010: bulan ini, bulan sibukku (mungkin).. awal bulan aku ke padang, sahabatku nikah (Uchi Nurul Fauziah), dilanjutkan dengan penyelesaian tugas2 serta sisa kerjaan proyek akhir tahun, hingga aku memutuskan untuk resign dari kantor lama. yah.... mungkin itulah yang terbaik (kala itu).

November 2010: satu siklus aku selesaikan di akhir bulan ini, dengan perjalanan dan perjuangan yang amat sangat panjang serta melelahkan. Proyek itupun terselesaikan sudah dengan sebuah senyum kemenangan…. Alhamdulillah…

Desember 2010: yups….. masa2 yang kunantipun tiba, hari2 yang menyenangkanpun datang juga, dikunjungi om dan tante sempat membuat heboh seluruh keluarga besarku, coz jarang2 om datang. Ya… aku mencoba menikmati dan mensyukuri saja setiap anugerah yang diberi Allah padaku.

Januari 2011: tahun baru di kerinci, tepatnya dirumah om, dan menikmati hari-hari yang mulai membosankan... pengangguran ini mulai menyiksaku. Oh ya, pertengahan bulan ini kk perempuanku melahirkan, dapat ponakan cowok…asiikkkk….

Februari 2011: tawaran kerja datang, diterima saja meski masih serabutan.. paling nggak biar ada kesibukan, meski sebenarnya ada yang kutunggu, walau akhirnya aku harus menelan kekecewaan, karena aku bukanlah orang pilihan… ya… mungkin jalanku tak disini… sabar emy!!

Maret 2011: dan bulan ini, ketika setahun sudah terlewati, ternyata aku masih seperti ini-ini juga, belum ada perubahan besar yang mampu aku ciptakan. Masih mencari-cari pekerjaan yang memapankanku (belum juga kutemui, meski lamaran2 sudah aku sebar kemana2). Hatiku juga masih seperti ini-ini saja… sendiri!!! Disaat sahabatku akan melepas masa lajangnya di 24 ini, aku massih juga dengan pengharapan pada Allah untuk diberikan yang terbaik…..

Setahun berlalu tanpa terasa, dan di 24 ini aku harus jauh lebih baik, harus bisa menata hidup dan hati jauh lebih baik… Insya Allah semuanya akan kutemui pada waktunya nanti..

Ini hari-hari terakhir aku di 23 tahun, hm… usia yang tak lagi kanak-kanak, dimana setiap bertemu dengan orang yang ditanya hanyalah “kapan nikah???” wew… telah pantaskah aku memikirkan ini semua??? Hm… entahlah… yang aku tau aku akan menikmati ini semua hingga waktuku tiba dengan sendirinya… Amiinnn… (setiap waktu ada orangnya, setiap orang ada waktunya).

selamat menantikan fajar 24 tahunmu Emy Marlesi Mustiar (17 Maret 2011) ayo terus bersyukur dengan apa yang kau miliki hari ini dan selalu berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi...

Hidup bukanlah target yang tiada henti, melainkan hidup merupakan rasa syukur yang tiada henti (fred Lawson)

Disaat Hujan Itu Turun

Siang ini dapat ide nulis tentang apa yang terjadi di Jambi hari ini, yups…. Yang di jambi pasti tau apa yang terjadi di Jambi hari ini, huhuhuhu.. sampe jam segini hujan yang tak kunjung reda, tadi pagi seh deras, sekarang tinggal gerimisnya doang. Ya walaupun begitu tetap saja nggak bisa kemana-mana, belum lagi faktor malesnya*)hehehhe. Dan, kerjaanpun yang dijadwalkan selesai hari inipun nampaknya terbengkalai… efek dingin kayaknya, jadi males ngapa2in… *)curcol

Pagi tadi aku dapat pesan dari hujan. Katanya dia datang sebagai rahmat dari Tuhanku. Dia akan menyirami rerumputan, pepohonan, ladang, sawah, dan pekarangan milik kami. Karena akan sangat merepotkan jika kami harus menyirami seisi bumi. Jika hujan tidak datang, bagaimana mungkin tanaman bisa tumbuh, daun-daun bisa silih berganti muncul, biji-bijian bisa terisi, bunga-bunga bisa bermekaran, dan buah bisa ranum menguning.

Dan akhirnya dapat lah ide untuk ngebahas “Hujan”…… apa yang terpikirkan ketika kata itu terlontar??? Hm… kata mas Wikipedia Hujan itu terbentuk apabila titik air yang terpisah jatuh ke bumi dari awan, nah kalo kata sebuah buku Hujan terjadi karena adanya perpindahan massa air basah ketempat yang lebih tinggi…. Ya apapun terjemahannya, yang jelas setiap manusia berpendapat berbeda tentang hujan… ada yang seneng, ada juga yang sedih, dan.. ada juga yang menjadikan hujan sebagai bahan renungan.

Tadi sempat liat di status jejaring sosial (twitter, facebook, etc), ada yang bilang “jiach… kenapa harus hujan???” atau “ asik.. hujan…” atau lagi “hujan???…. So what gitu loh”.. ya, apapun itu semoga hujan kali ini membawa berkah untuk kita semua, dan memberikan manfaat. Amiinnn….. asal jangan kelamaan dan deras ajah hujannya, kasian yang lingkungannya rawan banjir….huhhuhuhu….

Lagi-lagi siang ini, hujan mengirim pesan kepadaku. Dia tak pernah diturunkan untuk menjadi bencana. Dia hanyalah air yang turun dan terus mengalir ke bawah, menjadikan akar pepohonan sebagai pegangan, mencari jalan yang lapang untuk terus mengalir dan mencari muara di ujung perjalanannya. Lalu jika pegangan itu hilang, tumpukan sampah menghalangi jalannya dan muara itu tak ada lagi, bagaimana dia bisa melewatinya? Sedangkan dia hanya air yang terus ingin mengalir. Jika akhirnya dia tak mampu tersimpan dan menumpahkannya di tengah-tengah kami, apakah dia tak lagi menjadi rahmat?

Dan bagiku hujan itu adalah sebuah anugerah yang diberikan Allah yang tak terkira harganya… meski kadang membuatku nyaris tak mampu melakukan apa-apa selama hujan, tapi hujan membuatku sejuk dengan segala kondisi yang aku alami saat ini....*)curcol….. dan menurut kalian?????

”Apakah kamu tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diatur-Nya menjadi sumber-sumber di bumi kemudian ditumbuhkannya-Nya dengan air itu tanaman-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu ia menjadi kering lalu Kami melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang berakal”. (QS.Az-Zumar,39:21).

Dialah yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu. Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanaman-tanaman; zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.’‘ (An-Nahl, 10-11)

Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)-nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih. Maka, kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan, seperti) gunung-gunung. Maka, ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.” (Annur ayat 43)

Sabtu, 12 Maret 2011

ketika sang pubisan menikah

what!!!!... ditinggal nikah????...... kenapa harus ngebahas ini hari ini????hm.......bukan itu masalahnya, pertanyaannya adalah pernahkah ditinggal nikah oleh seseorang (yang pastinya oleh orang yang disayangi)??? dan apa rasanya..... bagaimana cara menyikapinya???

yups..... tepat setahun lalu, aku pernah mengalaminya..... rasanya seperti dunia berhenti berputar...(dulu seh...sekarang udah g lagi...hehhe)... nyesak banget... apalagi dengan alasan yang tak berarti alias sepele banget.. ya... ujung2nya belum jodoh seh.. tapi kala itu, asli.... sakit, perih, dan semuanya bercampur aduk.... berat sekali untuk menerima kenyataan itu.... saya pikir, dengan datang ke acara nikahannya (perjalanan 8 jam) itu akan membuat saya yakin kalo dia itu sudah benar2 bukan milik saya lagi.... untung g pingsan..huhuy..... wah.. pokoknya kalo ditanya cerita itu lagi.... rasanya pengen nangis, mungkin itulah rasa sakit terhebat yang pernah saya rasakan.... dan... solusinya....... jangan ditanya gimana saya menyikapi itu semua, dari mulai jalan-jalan (Jakarta, padang, bandung,dll), tidak lagi berkomunikasi dengannya, sampe akhirnya mengorbankan tugas-tugas wajib saya yang terbengkalai..... hufh, rugi banget seh rasanya.. tapi apa mau dikata, waktu itu hidup seakan g ada semangat dan tak punya arti.... cukup lama saya bisa terlepas dari belenggu itu, hampir 3 bulanan, hm...... belum lagi disetiap sudut dunia ada kenangan yang membuat saya ingin teriak (wajarlah... hampir 3 tahun barengan)

dan kemaren… lagi2 aku ditinggal nikah (lagi) kali ini bukan oleh orang yang aku sayangi… tapi.. dari seorang PUBISAN…

pubisan adalah keluarga (dekat/jauh) yang memang oleh keluarga di sarankan untuk bersatu/boleh nikah ex, anak om dari pihak ibu, atau anak tante dari pihak ayah… tapi kalo anak tante dari pihak ibu (ibu2 bersaudara) itu g boleh nikah(kurang lebih itulah penjelasan ttg pubisan)…

nah, kemaren itu pubisan saya dari sebelah ayah nikah, dan aku??? Hohoho… pastinya dunk… SENENG!!!... hehehe… ya iyalah.. coz bukan dia yang kuharap (berarti lagi ada yang diharap,hehehe), dengan dia nikah aku justru lega berarti daku g bakalan (lagi) dijodoh2in dengannya(maklum di keluarga itu masih suka jodoh menjodoh,huhuhuhu)….. meski sebenarnya kuakui dia itu mapan, tapi bukan cuma itu yang mendasari buat nikah, kenyamanan….. yups… aku g nyaman, sungguh tidak nyaman…. Dan ada beberapa hal lain yang membuatku mengatakan tidak…. Dan lagi-lagi apapun alasannya ujung2nya tetap… nggak jodoh….

Hari ini, aku mengantarnya akad nikah, hm.. terlepas dari apapun juga dia kan saudaraku… sehari sebelumnya, kakak sepupuku udah nelpon untuk memastikan kalo aku baik2 saja.. ya iyalah… saia baik2 saja…. Malah senang sekali…. “selamat yah.. aku turut bahagia”…. Dan setelah itu….. waktunya shopping, wisata kuliner dan menikmati hari….. ^_*

“Jika Allah tak kunjung mengabulkan doamu, itu berarti Allah punya rencana yg lebih indah utkmu....
Jika Allah tak kunjung mendekatkan 'dia' utkmu, itu berarti Allah mempunyai seseorg yg lebh baik utkmu....”
“percayalah bahwa jodohmu telah tertulis indah di lahul mahfuz.
Allah SWT telah menyediakan seseorang yang terbaik untukmu.
oleh karena itu, jagalah hatimu...karena disana, dia juga menjaga hatinya untukmu....”

KL, 10-11 Maret 2011

Selasa, 08 Maret 2011

Keajaiban Srikaya

Srikaya menyimpan sejuta khasiat kesehatan. Buah yang juga disebut sebagai custard apel atau sugar apple oleh pelaut Inggris ini, salah satunya bermanfaat untuk kecantikan.

Srikaya mengandung antioksidan, seperti vitamin C, yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Kalium tinggi dan magnesium yang terkandung dalam buah ini juga bisa melindungi Anda dari serangan penyakit jantung, seperti dikutip dari laman Times of India.

Jika ingin mempercantik kulit secara alami, konsumsilah srikaya secara rutin. Buah ini mengandung vitamin A yang bermanfaat untuk menjaga kulit, kesehatan rambut, serta meningkatkan fungsi mata.

Tidak hanya itu, buah yang biasa dijadikan selai dalam roti ini ternyata juga berkhasiat untuk mengontrol tekanan darah dan membantu menormalkan fungsi pencernaan, menyembuhkan sembelit, dan mengobati diare serta disentri.

Itu sebabnya, sangat penting untuk menyertakan buah ini dalam diet harian Anda. Buah ini mengandung magnesium yang tinggi, mampu menyeimbangkan air dalam tubuh, membantu menghilangkan asam dari sendi dan mengurangi gejala rematik serta radang sendi.

Bila sering mengalami kelelahan yang berlebihan, Anda bisa mengonsumsi srikaya. Sebab, kalium yang terkandung di dalamnya dapat membantu melawan kelemahan otot.

Buah ini juga bermanfaat untuk orang yang menderita anemia, karena buah ini tinggi kalori. Dan jika Anda ingin menambah berat badan, tak ada salahnya mengonsumsi srikaya secara rutin. Srikaya terkenal dengan kandungan gula alami, untuk itu baik jika buah ini dijadikan camilan atau hidangan penutup Anda.

Sabtu, 05 Maret 2011

Do'a Mohon Jodoh dan Keturunan yang BaiK

Do'a Mohon Jodoh dan Keturunan yang BaiK





Artinya: "Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku hidupku seorang diri, dan Engkaulah pewaris yang paling baik." (QS. Al-Anbiyai': 89).





Artinya: "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sungguh Engkau Maha Pendengar doa." (QS. Ali 'Imron: 38).

Jumat, 04 Maret 2011

Istikharah Cinta

Manusia sering dihadapkan pada berbagai pilihan. Entah dalam bidang apa saja. Bisa karir, sekolah, perguruan tinggi, bahkan jodoh. Nah, masalah jodoh biasanya hal yang paling banyak bikin orang bingung. Pasalnya, memang tidak gampang memilih jodoh. Jodoh adalah pasangan seumur hidup, bahkan sampai akhirat. Salah-salah memilih jodoh, sama halnya cari petaka hidup.

Setidaknya hal itu sudah banyak contohnya. Baru seumur jagung pernikahan, biduk rumah tangga sudah retak. Bahkan pecah. Nauzubillah. Sesuai kata bijak, kalau bisa, menikah hanya sekali dalam seumur hidup. Namun, yang bikin bingung, jika ada lebih dari satu pilihan. Apalagi, semuanya baik. Siapapun bakal masygul. Setidaknya, seperti yang dialami Aisyah dalam kisah di atas. Untungnya, Aisyah lekas shalat istikharah. Aisyah tidak mau terjebak dalam keputusan pragmatis duniawi semata.

Namun perlu diingat. Apa yang diistikharahkan harus realistis dan tidak bertentangan dengan syariat Islam. Akal pikiran dapat menjangkau dan mengukurnya. Jadi tidak terkesan irasional. Jodoh misalnya, harus orang yang baik-baik dan betul-betul serius untuk dijadikan pendamping hidup, bukan untuk dipacari. Jangan sampai karena bingung memilih pacar, lalu shalat istikharah tujuh hari tujuh malam. Bukan itu yang disebut istikharah. Sebab yang terkahir ini jelas bertentangan dengan syariat.

Shalat istikharah sangat bermanfaat untuk menghilangkan rasa waswas. Paling tidak untuk menghindari rasa penyesalan di kemudian hari karena salah dalam memilih. Dan, orang yang mendapat jodoh dari shalat istikharah dijamin tidak menyesal.

Sebuah hadits menyebutkan, "Tidak akan kecewa orang yang mau (mengerjakan shalat) Istikharah, dan tidak akan menyesal orang yang suka bermusyawarah serta tidak akan melarat orang yang sukaberhemat (sederhana)." (HR.Imam Thabrani)

Shalat istikharah tidak jauh beda dengan shalat sunnah lainnya. Shalat istikharah bisa dilakukan dua rakaat dan kapan saja, bisa siang atau malam. Namun, lebih baik dilakukan seperti shalat tahajud, di sepertiga malam.

Dalam Fiqhus-Sunnah, As-Sayyid Sabiq mengatakan tidak ada ketentuan yang kuat surat atau ayat apa yang secara khusus harus dibaca pada dua rakaat.

Sedangkan, doa istikharah dibaca setelah usai shalat. Doa tersebut sebagai berikut; “Allahumma Astakhiiruka bi 'ilmika Wa Astaqdiruka biqudratika. Allahumma inkunta ta'lamu anna hazal amra khirun li fi diini wa ma'asyi wa 'aqibatu amri, faqdirhu li wa yassirhu li tsumma baarik li fihi. Wa Inkunta ta'lamu anna hazal amra syarran li fi diini wa ma'asyi wa 'aqibatu amri, fashrifhu 'anni wa washrifni 'anhu Waqdir liya khaira haitsu kaana. Tsummardhini bihi.

Artinya; "Ya Allah, aku memohon petunjuk kebaikan kepada-Mu dengan ilmu-Mu. Aku memohon kekuatan dengan kekuatan-Mu. Ya Allah, seandainya Engkau tahu bahwa masalah ini baik untukku dalam agamaku, kehidupanku dan jalan hidupku, jadikanlah untukku dan mudahkanlah bagi dan berkahilah aku di dalam masalah ini. Namun jika Engkau tahu bahwa masalah ini buruk untukku, agamakku dan jalan hidupkku, jauhkan aku darinya dan jauhkan masalah itu dari ku. Tetapkanlah bagiku kebaikan dimana pun kebaikan itu berada dan ridhailah aku dengan kebaikan itu."

Berdoa adalah senjata (silah) umat Islam. Dengan doa, berbagai masalah bisa dipecahkan. Allah SWT telah menjamin pada setiap hamba-Nya untuk mengabulkan segala doa. Asal, tidak putus asa dan terus berdoa. Selamat mencoba.